HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT IGD RSUD PROF. ALOEI SABOE

Main Article Content

Ayu Puspita Mobonggi

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan profesional yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan komprehensif kepada pasien. Tingginya beban kerja, tuntutan untuk selalu bersikap profesional, serta pola kerja shift yang intens dapat memicu stres kerja dan berdampak pada kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk akan memengaruhi kesehatan fisik maupun psikologis perawat, serta menurunkan efektivitas kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada perawat IGD RSUD Prof. Aloei Saboe. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebanyak 31 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat stres ringan yaitu 19 responden (61,3%) dan sebagian kecil memiliki tingkat stres normal yaitu 5 responden (16,1%). Sebagian besar responden juga memiliki kualitas tidur buruk yaitu 26 responden (83,9%) dan hanya 5 responden (16,1%) dengan kualitas tidur baik. Hasil uji korelasi Spearman Rank diperoleh nilai p-value 0,002 (<0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan kualitas tidur pada perawat IGD RSUD Prof. Aloei Saboe. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan melalui manajemen stres kerja dan intervensi perbaikan kualitas tidur pada perawat.

Article Details

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.